Jumat, 23 Januari 2009

Senin, 19 Januari 2009

Steno tidaaaak!!!

Seminggu lagi UAS nihh..Steno yang sekarang gw ambil, di bawah asuhan Ibu Bertha Reni, ampun-ampunan susahnya...huhuhu...Udah singkatannya belom pada afal, trus sekarang ditambah lagi pake dikte segala lagi..!! Udah deh tewas besok kalo ujian..
Bu bertha pake bilang lagi kalo dikelas kayanya yang lulus cuma 1orang. yang lainnya suruh pada ulang lagi. Ga banget deh. Ya sudah lah kayanya waktu gw abis kalo cuma buat ngeluhin huruf-huruf aneh itu, mendingan gw sekarang latian aja deh, biar ga ngulang lagi taun depan. Btw steno tuh masih kepake ga sih,,kan sekarang udah ada recorder..
C U soon..

Selasa, 18 November 2008

PRESS RELEASE

Semester 3 ini saya mengambil mata kuliah Public Relations. Salah satu tugas seorang PR adalah membuat press release. Press release adalah siaran pers yang dibuat untuk menjelaskan atau mengklarifikasi suatu masalah atau kebijakan perusahaan. Isi press release harus dapat menjawab semua unsur 5W+1H tanpa menggunakan penjelasan yang berbelit-belit, namun menggunakan pilihan kata yang tepat (khususnya untuk menjelaskan crisis management yang terjadi di suatu perusahaan). Press release ini nantinya disebarkan menggunakan database yang dimiliki oleh seorang PR, baik melalui email, fax, website, atau untuk lebih efektif dapat disertakan kedalam goodie bag yang dibagikan pada saat press conference. Baru-baru ini saya ditugaskan untuk membuat press release suatu perusahaan pada saat menghadapi crisis, juga dilengkapi dengan langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan oleh seorang PR untuk mengembalikan image perusahaan yang sempat jatuh akibat crisis tersebut. Maka saya memilih insiden kecelakaan pesawat GA200. Kecelakaan pesawat yang sempat membuat publik terkejut. Pasalnya, selama ini Garuda memiliki armada termuda yang layak terbang dibanding airlines lain di Indonesia. Kecelakaan ini dipastikan terjadi akibat kelalaian pilot dan co-pilot nya. Maka PR strategi yang saya pakai untuk mengembalikan image Garuda adalah dengan memaksimalkan fungsi website perusahaan sebagai media update berita kecelakaan tersebut, mengganti nomor penerbangan, menutup logo pesawat, dan membuat sebuah iklan yang didalamnya memuat tentang perbedaan Garuda dulu dan sekarang, dengan pengecekan yang lebih akurat baik kepada flight attendant maupun armadanya. Dengan langkah-langkah ini diharapkan customer akan menaruh kembali kepercayaannya kepada airlines yang mengusung motto full service arlines ini.